Tim analis mikrobiologi telah melakukan uji internal "Kapang dan Khamir" sesuai SNI 2332.7:2009 pada beberapa produk perikanan seperti: Ikan segar, Udang rebus beku, Telur ikan terbang kering, dan Gurita (Octopus) beku. Hal ini dilakukan karena pada kenyataannya, beberapa waktu terakhir ini tidak ada permintaan terhadap pengujian Kapang dan Khamir, padahal sebagai laboratorium yang terakreditasi, kompetensi laboratorium harus selalu terjaga demi profesionalisme laboratorium. Oleh sebab itu pengujian terhadap beberapa produk perikanan harus tetap kami lakukan walaupun tanpa permintaan dari customer.
Kapang adalah mikroba yang memiliki lebih dari satu sel berupa benang benang halus yang disebut hifa, kumpulan hifa disebut miselium, dan berkembang biak dengan spora.
Khamir adalah mikroba bersel tunggal berbentuk bulat lonjong dan memperbanyak diri dengan cara membentuk tunas (askospora), tetapi tidak membentuk miselum.
Senin, 02 April 2012
Kamis, 29 Maret 2012
Pelatihan Pengujian Mikrobiologi
Balai Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan, dalam hal ini Seksi Pengolahan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan mengadakan kegiatan “Pelatihan Pengujian Mikrobiologi” dilaksankan dari tanggal 23 – 24 Februari 2012 di Hotel Grand Palace Makassar.
Menurut Kepala Seksi PPMHP ibu Syarifa Sarro, S.Pi, pelatihan ini utamanya ditujukan kepada tenaga analis laboratorium mikrobiologi di Unit Pengolahan Ikan (UPI). Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan analis laboratorium terhadap pengujian mikrobiologi sehingga tersedia analis pengujian Mikrobiologi yang handal di laboratorium UPI.
Beberapa materi yang disajikan dalam pelatihan ini yaitu “Kebijakan Sistem Manajemen Mutu & Keamanan Pangan” yang disampikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Bapak Ir.H.Iskandar, “Peran dan Fungsi BPPMHP Sebagai Katup Pengaman Eksport” oleh Kepala BPPMHP Makassar Ibu Siti Zaleha Soebarini, A.Pi.,M.Si., “Mikroorganisme Yang Terdapat Pada Makanan & Bahayanya” oleh narasumber dari Balai POM Sulawesi Selatan, “Prosedur Pengujian Mikrobiologi ALT & Vibrio cholera” oleh Penyelia Mikrobiologi BPPMHP, “Cara Berlaboratorium yang Baik” oleh tim dari PT.Merck, “Media dan Cara Pengujian Formalin” oleh tim dari PT.Merck dan Tim Analis BPPMHP, dan yang terakhir adalah “Praktek Pengujian ALT dan Vibrio cholera” di Laboratorium Mikrobiologi BPPMHP oleh Tim Analis Mikrobiologi BPPMHP.
Beberapa Foto Kegiatan Pelatihan:
(^_^)
Minggu, 05 Februari 2012
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan
Pada hari Sabtu tanggal 4 Februari 2012 yang lalu Menteri Kelautan dan Perikanan Bapak Sharif TjitjipSutardjo, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan. Kunjungan ini juga diikuti oleh Gubernur Sulawesi Selatan, wakil walikota Makassar, Dirjen Perikanan Budidaya, Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan, Dinas Perikanan dan kelautan Propinsi Sulawesi Selatan, serta Dinas Kabupaten Kota se Sulawesi selatan. Tak terkecuali Kepala BPPMHP Makassar. Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan ini selain meninjau beberapa proyek pembangunan perikanan di Sulawesi Selatan, penyerahan beberapa paket bantuan, juga kunjungan ke salah satu perusahaan perikanan yang berada di Kawasan Industri Makassar yaitu PT. Multi Sari Makassar.
Diperusahan perikanan ini Bapak Mentri dan Bapak Gubernur berkesempatan meninjau cold storage dan mendapatkan penjelasan tentang beberapa produk perikanan dan olahan.
(^_^)
Jumat, 04 November 2011
Pelatihan HACCP
Pelatihan HACCP/PMMT bagi Pengawas Mutu dan Quality Control Unit Pengolahan Ikan.
Demikian bunyi judul pelatihan yang diadakan oleh seksi pengawasan Balai Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (BPPMHP) Makassar, yang dilaksanakan pada tanggal 25 - 27 Oktober 2011 di Hotel Quality Plaza Makassar. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha, quality control di bidang perikanan dan juga pengawas mutu di lingkup BPPMHP sendiri.
Jaminan Keamanan Pangan dengan sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) pada sektor perikanan merupakan sektor penting yang masih harus dikembangkan serta membutuhkan penanganan serius guna menunjang laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk dapat bersaing di pasar yang bebas dan kompetitif saat ini, komoditas perikanan yang dipasarkan harus benar-benar dapat menarik minat pembeli. Hal ini perlu ditanamkan terhadap pelaku agribisnis bahwa di dalam produk yang akan dipasarkan haruslah terdapat unsur jaminan kepastian mutu.
Gallery Pelatihan HACCP
Langganan:
Postingan (Atom)

















